Pasar Barang, Pasar Uang, dan Pasar Valuta Asing

PASAR BARANG, PASAR UANG DAN VALUTA ASING

 

·         Pasar Barang (Kurva IS)

1.      Pengertian Pasar Barang

Sebagian besar dari kita tentu sudah paham tentang pengertian pasar. Nah, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pasar adalah suatu tempat bertemunya penjual dan juga pembeli.

Sedangkan, secara luas, pengertian pasar adalah kekuatan penawaran dan permintaan, tempat para penjual yang ingin menukarkan barang atau jasanya dengan mata uang, dan pembeli yang ingin menukarkan uang atau hartanya dengan barang ataupun jasa. Namun ternyata, pasar itu sendiri ada banyak sekali jenis dan masing-masing karakteristiknya. Salah satunya adalah pasar barang yang saat ini akan kita bahas.

Jadi, pasar barang adalah suatu proses interaksi yang terjadi antara permintaan dan juga penawaran pada suatu produk barang atau jasa. Dalam sistem perekonomian yang tertutup, permintaan utama berasal dari sisi sektor rumah tangga sebagai konsumen ataupun pembeli dan pemerintah selaku pihak produsen ataupun pihak penjual. Dalam hal ini, sektor rumah tangga yang bertindak sebagai pihak konsumen akan membeli produk barang dan jasa dari perusahaan, lalu kemudian akan melakukan pembayaran dengan mata uang.

Dalam era perekonomian yang modern, tidak seluruh perusahaan akan memproduksi sendiri bahan baku yang digunakannya untuk membuat suatu barang atau jasa. Berbagai perusahaan akan saling melakukan kerjasama dengan banyak perusahaan yang mampu mendukung produksi barang dan juga jasa.

Sebagai contoh sederhana, sebagian besar perusahaan komputer saat ini hanya melakukan perakitan saja, karena seluruh komponen pendukung lainnya susah diproduksi oleh perusahaan lain. Contoh lainya adalah perusahaan sepeda, kebanyakan dari mereka tidak akan menambang besi untuk membuat rangka sepeda nya, melainkan akan membeli rangka tersebut dari sebuah pabrik pengecoran logam.

2.      Ciri-Ciri Pasar Barang

Sebagian besar dari kita tentu sudah mengenal banyak sekali jenis pasar di dalam sistem perekonomian. Nah, agar kita tidak salah dalam mendatangi suatu pasar dengan maksud dan juga tujuan tertentu, maka ada baiknya kita memahami terlebih dahulu ciri dari suatu pasar. Berikut ini adalah ciri-ciri pasar barang:

 

a.       Adanya Calon Penjual dan Pembeli Dalam Pasar

Umumnya, pasar adalah tempat bertemunya pihak penjual dan pihak pembeli, kemudian ada kegiatan tawar menawar, dan melakukan kegiatan transaksi. Bila hanya ada penjual atau pembeli saja, maka tidak bisa kita sebut sebagai pasar.

b.       Adanya Suatu Barang atau Jasa yang Hendak Diperjualbelikan Didalam Pasar

Suatu pasar akan disebut sebagai pasar jika terdapat barang atau jasa yang nantinya akan dijual. Jadi, nantinya calon pembeli akan yakin bahwa barang atau jasa yang diinginkan harus benar-benar tersedia, sesuai dengan kondisi yang Anda inginkan, bukan barang ataupun jasa yang fiktif.

c.        Adanya Interaksi Pada Penjual dan Pembeli

Kegiatan ekonomi di pasar barang bisa dilakukan oleh pihak penjual ataupun pembeli secara langsung ataupun tidak langsung. Secara langsung, calon pembeli dan penjual akan saling melakukan pertemuan dan melakukan kegiatan transaksi pada suatu tempat yang sudah disetujui atau di pasar itu sendiri. Nah, di era yang sudah modern seperti saat ini, pembeli sudah tidak lagi harus bertemu secara langsung, bahkan kegiatan transaksi bisa dilakukan oleh kedua belah pihak walaupun jarak mereka memang terpisah jauh.

Teknologi akan lebih mudah membantu calon penjual dan pembeli untuk bisa menjual ataupun membeli barang atau jasa sesuai dengan apa yang dibutuhkan, lalu kemudian bisa melakukan pembayaran dengan sistem yang sudah disetujui oleh kedua belah pihak.

d.      Adanya Suatu Proses Permintaan Dan Penawaran Oleh Kedua Belah Pihak

Agar suatu barang atau jasa laku, maka pihak penjual harus melakukan penawaran. Kegiatan tersebut bisa dalam bentuk promosi dengan cara memasak iklan komersial di berbagai media. Setelah dibaca oleh para calon pembeli, dan memang merasa sudah sesuai dengan barang atau jasa yang diinginkan, maka calon pembeli bisa meresponnya dengan melakukan permintaan.

3.      Macam-macam Pasar Barang

Pasar barang terbagi menjadi dua macam, berikut ini adalah kedua macam pasar komoditas tersebut.

a.        Pasar barang nyata/ riil

Pasar barang nyata adalah suatu pasar yang melakukan penjualan produk dalam bentuk barang yang memiliki bentuk fisik lebih jelas, seperti lebih mudah terlihat dan juga dipegang.

Di dalam pasar ini, para penjual dan pembeli akan saling bertemu langsung, melakukan proses penawaran, barang yang dijual tersedia, terdapat kegiatan transaksi, melakukan pembayaran secara kontan, dan barang bisa dibawa langsung oleh pihak pembeli. Sebagai contoh, seluruh pasar tradisional yang ada di perkotaan adalah pasar komoditas pasar barang yang nyata, seperti Pasar Beringharjo,  Pasar Kramat Jati, Pasar, Klewer, dll.

b.       Pasar barang abstrak

Pasar barang abstrak kebalikan dengan pasar komoditas riil sebelumnya.  Pasar barang abstrak adalah suatu pasar yang melakukan penjualan produk yang tidak terlihat. Itu artinya, produknya tidak riil atau tidak memiliki fisik. Di dalam pasar ini, pihak penjual dan pembeli akan bertemu secara online. Pihak penjual akan melakukan penawaran dagang secara digital, lalu kemudian pembeli akan meresponnya melalui telepon, surat kabar, ataupun email. Contoh sederhana dari pasar ini adalah pasar toko online, pasar karet, pasar kopi, pasar timah, pasar tembakau, dll.

4.      Fungsi Pasar Barang

Dengan adanya klasifikasi pada jenis barang, maka akan lebih memudahkan manusia dalam memperoleh informasi terkait berbagai macam hal terkait pasar tersebut. Selain itu, pasar komoditas ternyata memiliki fungsi yang lebih spesifik yang harus bisa kita pahami. Berikut ini adalah penjelasannya:

a.        Tempat Mendapatkan Informasi Jenis Barang

Setiap negara tentunya memiliki produk, barang atau komoditas unggulannya masing-masing. Banyaknya jenis barang yang diperjual belikan tentu akan beragam juga kualitas di dalamnya.  Pastinya, kualitas pun akan turut mempengaruhi harga.

Itu artinya, harga yang tinggi akan selalu memastikan kualitas dari produk tersebut. Informasi seperti ini sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat di seluruh dunia. Jadi, salah satu fungsi yang sangat penting dari pasar barang adalah sebagai wadah atau sarana dalam mendapatkan informasi terkait beberapa jenis barang yang diperdagangkan di seluruh dunia.

 

b.      Tempat Terjadinya Kegiatan Transaksi

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa secara umum, arti pasar adalah tempat bertemunya para penjual dan pembeli guna melakukan kegiatan transaksi. Untuk itu, saat ada kegiatan penawaran dan permintaan, pasar adalah lokasi yang paling tepat untuk melakukan kegiatan tersebut.

Hal ini tidak hanya berlaku pada tingkat lokal saja, tapi juga berlaku untuk semua komoditas yang berlaku di pasar dunia. sebagai tempat  ataupun sarana guna memantau kegiatan perdagangan barang.

Agar kegiatan perdagangan ini menjadi lancar, maka dibutuhkan suatu sistem yang berguna untuk memantau dan juga mengatur kegiatan tersebut.  Kegiatan perdagangan bisa dikatakan lancar dan baik, bila barang yang dibutuhkan tersedia, jumlahnya cukup, dan mempunyai daya beli. Selain itu, pasar barang juga berfungsi untuk memantau dan mengatur, mengatur bahwa barang yang dibutuhkan oleh manusia tersebut ada, tersedianya pembeli, dan bisa memastikan bahwa transaksi yang terjadi tidak akan bisa menyalahi aturan hukum yang sedang berlaku.

5.      Manfaat Pasar Barang/Komoditas

Setidaknya ada tiga manfaat pasar barang. Ketiga manfaat dari pasar komoditas tersebut adalah sebagai berikut ini:

a.        Mempermudah Kegiatan Penjualan

Kehadiran pasar barang akan membuat pihak penjual ataupun produsen bisa lebih bebas dalam menjual ataupun menawarkan barang dagangannya di pasar. Mereka sudah tidak perlu lagi berkeliling untuk bisa menawarkan dagangannya ataupun mencari pembeli lain.

b.       Mempermudah Konsumen Dalam Mendapatkan Barang

Untuk konsumen, pasar komoditas akan sangat berguna sekali dalam membantu konsumen untuk mendapatkan barang yang sedang mereka inginkan, baik itu dari sisi harga, kualitas, hingga ketersediaan barang itu sendiri.

c.        Sebagai Penambah Devisa (Dari Sisi Pemerintah)

Bila barang produksi mempunyai standar kualitas yang mendunia, maka produk dalam negeri memiliki kesempatan yang sama untuk bisa bersaing dengan produk lainnya dari luar negeri. Terbukanya peluang ini akan meningkatkan pendapatan nasional dari devisa yang akan masuk ke negara. Dalam hal ini, pihak pemerintah akan merasa sangat terbantu dengan kehadiran pasar komoditas.

6.      Pasar Barang dan Kurva IS

• Pasar barang adalah pasar dimana semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara dan dalam jangka waktu tertentu.

• Permintaan dalam pasar barang merupakan agregasi dari semua permintaan akan barang dan jasa di dalam negeri, sementara yang menjadi penawarannya adalah semua barang dan jasa yang diproduksi dalam negeri.

7.      Keseimbangan Dalam Pasar Barang

Keseimbangan pasar barang tercapai bila penawaran barang dan jasa telah sama dengan permintaannya. Pada kondisi ini, total produksi sama dengan total pengeluaran.

Y = AE

C + S = C + I

S = I

f(Y) = f(r)

Kurva IS didefinisikan sebagai kurva yang menunjukkan  hubungan antara berbagai tingkat bunga dengan pendapatan nasional yang menjamin (memungkinkan) pasar barang dalam keadaan seimbang.

8.      Pergeseran Kurva IS

Pergeseran kurva IS menunjukkan terjadinya perubahan tingkat autonomus.


Jika investasi autonomus meningkat, kurva investasi akan bergeser ke kanan yang menyebabkan kurva IS bergeser ke kanan (dari IS0 ke IS1). Begitupun sebaliknya dengan investasi autonomus yang menurun.

·         Pasar Uang (Kurva LM)

1.      Pengertian Pasar Uang

Di dunia investasi, pengertian pasar uang adalah kegiatan perdagangan surat berharga (efek) untuk memenuhi permintaan dan penawaran dana dalam jangka waktu pendek tanpa batasan tempat. Karena periode tempo pasar uang sangat pendek dan tujuan utamanya untuk membantu orang yang memerlukan dana, sehingga nama lain pasar uang adalah pasar kredit jangka pendek.

Ciri-ciri pasar uang adalah periode temponya sangat pendek sehingga hanya bisa memenuhi permintaan dan penawaran dana dibutuhkan dalam jangka pendek. Mekanisme pasar uang dikhususkan untuk menjembatani antara pihak memerlukan dana dengan orang dengan dana berlebih. Seiring berkembangnya waktu, pasar uang syariah juga mulai dikonsumsi beberapa pihak sebagai sarana jual beli efek dengan sistem syariah. Pasar uang syariah adalah perdagangan surat berharga dalam jangka waktu pendek dengan menerapkan prinsip syariah sesuai agama Islam.

2.      Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Setelah membahas pengertian pasar uang kali ini kita akan membahas perbedaan pasar uang dan pasar modal. Pasar uang dan pasar modal sekilas mirip, tapi sebenarnya keduanya cukup berbeda dari beberapa aspek.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal yang pertama terletak pada waktu dan tempat perdagangan. Transaksi pasar modal biasanya memiliki waktu efektif tertentu serta hanya bisa terjadi dalam bursa efek. Sedangkan pasar uang dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Sementara itu secara prinsip dan mekanisme transaksi, perbedaan pasar uang dan pasar modal tidak terlalu signifikan. Kedua pasar tersebut sama-sama membutuhkan pihak-pihak perantara dan pengawas guna menjamin kelancaran transaksi.

3.      Fungsi Pasar Uang

Keberadaan pasar uang membawa manfaat pada banyak pihak, baik investor, pengusaha, dan pemerintah. Adapun fungsi pasar uang adalah sebagai berikut.

a.       Mempermudah Emiten Memperoleh Bantuan Dana Jangka Pendek

Pertama bagi pihak emiten, fungsi pasar uang adalah membantu perusahaan dalam mendapatkan suntikan modal dalam jangka waktu pendek. Pihak emiten tidak perlu bingung dalam mencari tambahan modal atau investor. Karena adanya pasar uang membuat perusahaan dipertemukan dengan pemodal yang memiliki kelebihan dana.

b.      Meningkatkan Laju Pembangunan Negara

Beberapa instrumen pasar uang adalah dijual dan diterbitkan oleh pemerintah dalam rangka mencari suntikan modal dari masyarakat untuk keperluan pembangunan negara. Ketika masyarakat berperan serta dalam menanamkan modalnya di instrumen pasar uang milik negara, maka mereka telah turut aktif dalam mendukung kemajuan pembangunan negara.

c.       Menghimpun Dana Masyarakat yang Berlebih

Pasar uang adalah sarana tepat dalam mempertemukan pengusaha sebagai pihak yang memerlukan modal dan masyarakat sebagai pihak kelebihan dana. Sehingga kebutuhan antara investor dan perusahaan emiten dapat terpenuhi dengan adanya pasar uang. Tidak heran jika salah satu fungsi pasar uang adalah menghimpun dana masyarakat yang berlebih.

d.      Mencegah Terjadinya Krisis

Keberhasilan pasar uang mampu mempengaruhi mobilitas keuangan dan kebijakan moneter. Pasar uang dalam bank sentral berfungsi untuk mengendalikan kestabilan laju sistem perbankan. Sehingga fungsi pasar uang adalah mencegah terjadinya krisis uang atau ekonomi dalam suatu negara.

e.       Menyediakan Opsi Investasi Low Risk Bagi Investor

Terakhir, fungsi pasar uang adalah menyediakan opsi investasi minim risiko, utamanya bagi investor risk averse. Tidak seperti pasar modal, transaksi di pasar uang jauh lebih stabil dengan laba pasti. Hal tersebut dikarenakan sistem investasinya mirip dengan hutang piutang, tapi dengan janji pertambahan bunga hingga masa redemption-nya tiba.

4.      Transaksi Yang Terjadi Dalam Pasar Uang

Di dalam pasar uang terdapat berbagai macam transaksi yang dijadikan opsi dalam melakukan perdagangan. Jenis transaksi yang dapat Anda pilih dalam pasar uang adalah di bawah ini.

a.       Pasar Uang Antar Bank

Pasar uang antar bank merupakan salah satu transaksi dalam pasar uang paling sering dijumpai. Perdagangan pasar uang sebagian besar melibatkan lembaga-lembaga perbankan yang saling meminjam dana satu sama lain demi memenuhi kebutuhan nasabahnya.

b.      Jual Beli Sertifikat Utang

Transaksi pasar uang berikutnya yaitu melakukan jual beli sertifikat utang. Pihak pemerintah atau bank sentral menerbitkan surat utang (efek) kepada bank umum untuk dibeli sebagai suntikan modal bank sentral. Begitu pula sebaliknya, bank umum menjual surat utang kepada bank sentral agar memperoleh dana.

c.       Transaksi Sertifikat Deposito

Sebuah transaksi dimana pihak bank menerbitkan surat berharga untuk dibeli nasabah dengan nominal tertentu, namun sertifikat tersebut dapat dipindahtangankan. Sehingga jenis transaksi tersebut dalam pasar uang adalah sertifikat deposito.

d.      Pasar Valuta Asing

Pasar valuta asing adalah transaksi jual beli valuta asing untuk ditukarkan dalam mata uang rupiah atau sebaliknya. Karena investor tidak hanya dari dalam negeri saja, sehingga pasar valuta asing membantu proses transaksi pasar uang antar negara.

5.      Macam-Macam Instrumen Pasar Uang

Setelah mengetahui pengertian pasar uang, fungsi, serta perbedaan pasar uang dan pasar modal, apakah Anda sudah tertarik berinvestasi di pasar uang? Ada beberapa macam instrumen pasar uang di Indonesia yang dapat Anda pilih, di antaranya:

a.       Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

Pihak pemerintah mengeluarkan instrumen pasar uang adalah berupa Sertifikat Bank Indonesia (BSI). Surat utang yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dalam jangka waktu 1-3 bulan menggunakan sistem diskonto dan imbal hasilnya berupa bunga. Anda yang berinvestasi dalam instrumen ini tidak sekedar mendapat profit saja. Namun turut membantu Bank Indonesia dalam mengontrol nilai rupiah agar tetap stabil. Karena penjualan SBI mengakibatkan peredaran uang menurun.

b.      Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)

Surat Berharga Pasar Uang adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh bank sebagai surat pelunasan utang atas persetujuan (tanda tangan) nasabah. Proses penerbitan instrumen ini melibatkan Bank Indonesia, bank umum atau lembaga keuangan lainnya yang menerapkan sistem diskonto.

c.       Call Money

Call money merupakan instrumen pasar uang yang berfungsi untuk mengalihkan sementara kelebihan uang jangka pendek dari bank. Jatuh tempo call money sangat singkat hanya tujuh hari saja.

d.      Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah surat berharga yang diterbitkan oleh bank dengan jumlah tertentu dan bisa dipindahtangankan. Instrumen ini sangat mudah diperjualbelikan karena surat atas tunjuk. Oleh sebab itu, instrumen yang mudah diperjualbelikan dalam pasar uang adalah sertifikat deposito.

e.       Treasury Bills

Treasury Bills atau T-Bills merupakan instrumen pasar uang berupa penerbitan surat utang oleh pemerintah untuk dibuka kepada masyarakat luas dalam jangka waktu pendek. Instrumen ini seringkali disebut sebagai surat obligasi pemerintah.

f.       Commercial Paper

Commercial Paper merupakan perdagangan inventaris atau biaya pengelolaan modal kerja dalam waktu pendek. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai pilihan pengusaha untuk mendapatkan tambahan modal. Oleh karena itu, instrumen pasar uang adalah commercial paper.

g.      Banker’s Acceptance

Banker’s Acceptance merupakan instrumen pasar uang sebagai solusi atas permasalahan gagal bayar dari perdagangan luar negeri seperti ekspor atau impor. Bentuk Banker’s Acceptance semacam wesel berjangka dilegalkan dengan cap accepted.

h.      Instrumen Pasar Uang Syariah

Terakhir instrumen pasar uang adalah surat berharga bersifat syariah. Ada beragam pilihan pasar uang syariah antara lain Sertifikat Bank Indonesia Syariah SBIS, Repurchase Agreement (Repo) SBSN, Repurchase Agreement (Repo) SBIS, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), Instrumen Pasar Uang Antarbank Syariah ( PUAS ), dan surat berharga lain yang mudah dicairkan.

6.      Pasar Uang dan Kurva LM

Pasar uang adalah keseluruhan permintaan dan penawaran dana-dana atau surat-surat berharga yang mempunyai jangka waktu satu tahun atau kurang dari satu tahun dan dapat disalurkan melalui lembaga-lembaga perbankan. Pasar uang sering juga disebut pasar kredit jangka pendek.

7.      Keseimbangan Dalam Pasar Uang

     Keseimbangan pasar uang-modal tercapai bila permintaan uang (L) telah sama dengan penawaran uang (M).

Jadi, L = M

     Kurva LM menunjukkan kombinasi tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan keseimbangan dalam pasar untuk keseimbangan uang riil.

     Kurva LM menggambarkan hubungan diantara tingkat pendapatan dan tingkat bunga. Semakin tinggi tingkat pendapatan, semakin tinggi permintaan terhadap keseimbangan uang riil, dan semakin tinggi tingkat bunga keseimbangan. Karena itu, kurva LM miring ke atas.

8.      Pergeseran Kurva LM

a.       Kurva LM akan bergeser bila permintaan dan atau penawaran uang berubah.

               

 

                                                

b.      Jika ada penambahan jumlah uang beredar dan permintaan   uang bertambah maka kurva LM akan bergeser ke kanan (dari LM0 ke LM1). Begitu pula sebaliknya jika jumlah uang      beredar            dan permintaan uang berkurang maka kurva LM akan bergeser ke kiri.

·         Pasar Valuta Asing (VALAS)

1.      Pengertian Valuta Asing

Valuta asing dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti mata uang asing yang digunakan dalam perdagangan internasional. Valas juga termasuk ke dalam salah satu bagian devisa.

Secara sederhana, valuta asing atau biasa disebut dengan valas adalah mata uang asing yang diakui dan bisa diterima oleh negara lain. Valuta asing dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah saat melakukan transaksi ekonomi internasional atau perdagangan internasional.

2.      Mata Uang Yang Aktif Di Valuta Asing

Nilai mata uang asing akan selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Pada umumnya, mata uang yang memiliki nilai jual paling tinggi akan diperjualbelikan di dalam forex. Apa itu forex? Forex merupakan akronim dari foreign exchange yang memiliki arti yaitu suatu transaksi pertukaran mata uang.

Mungkin bagi sebagian orang belum mengetahui tingkatan mata uang yang memiliki nilai tukar paling tinggi dalam transaksi pertukaran mata uang atau forex. Supaya bisa mengetahui tingkatan nilai mata uang maka bisa simak informasi dari tabel berikut ini.

Peringkat

Nama Mata Uang

Kode

1

United States Dollar (Dolar Amerika)

USD

2

Eurozone Euro (Euro)

EUR

3

Japanese Yen (Yen Jepang)

JPY

4

British Poundsterling (Poundsterling Inggris)

GBP

5

Swiss Franc

CHF

6

Australian Dollar (Dolar Australia)

AUD

7

Canada Dollar (Dolar Kanada)

CAD

8

Deutsche Mark (Mark Jerman)

DM/DEM

Jika berdasarkan tabel di atas, mata uang Dolar Amerika yaitu United States Dollar menjadi peringkat kesatu dalam transaksi pertukaran mata uang. Namun, pada umumnya, semua mata uang yang berada di dalam tabel tersebut sering diperjualbelikan dengan cara berpasang-pasangan atau dikenal dengan sebutan pair. Contoh, EUR/GBP, GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dan GBP/JPY.

Mata uang Dolar Amerika menjadi mata uang yang paling banyak diperjualbelikan dalam transaksi pertukaran mata uang. Hal itu dikarenakan lebih dari setengah bagian dari seluruh transaksi pertukaran mata uang dikuasai atau didominasi oleh mata Dolar Amerika. Adapun beberapa alasan yang bisa menyebabkan Dolar Amerika memegang kendali dalam pasar forex. Berikut beberapa alasan tersebut.

1.      Tingkat perekonomian Amerika Serikat merupakan yang terbesar di dunia.

2.      Dolar Amerika merupakan mata uang cadangan dunia.

3.      Sistem politik yang dimiliki oleh Amerika Serikat cukup stabil dan kuat.

4.      Dolar Amerika merupakan alat tukar atau pembayaran yang digunakan dalam transaksi perdagangan internasional.

5.      Amerika Serikat memiliki pasar keuangan terbesar dan paling cair di dunia.

3.      Fungsi Valuta Asing

Seiring perkembangan dunia, khususnya dalam bidang ekonomi membuat sektor perdagangan ikut berkembang sehingga banyak negara yang melakukan perdagangan internasional. Dalam perdagangan internasional dibutuhkan alat pertukaran mata uang dunia dan alat itu adalah valuta asing.

Valuta asing memiliki tiga fungsi, yaitu alat tukar dan pembayaran internasional, alat pengendali kurs, dan alat memperlancar perdagangan internasional. Agar lebih mengerti tentang ketiga fungsi tersebut. Simak penjelasannya sebagai berikut.

1. Alat tukar dan pembayaran internasional

Pada umumnya, semua transaksi membutuhkan alat tukar seperti uang. Dalam perdagangan internasional baik berupa barang atau jasa alat tukar menukar yang digunakan ialah valuta asing. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa valuta asing berfungsi sebagai uang yang digunakan untuk alat tukar menukar dalam perdagangan internasional baik berupa barang atau jasa. Contoh kasus jika valuta asing berfungsi sebagai alat tukar dan pembayaran internasional adalah ketika Indonesia mengimpor kendaraan dari Jepang, maka penduduk mata uang yang harus dibayarkan ke orang Jepang adalah mata uang Yen.

2. Alat pengendali kurs

Kurs mata uang yang dimiliki oleh suatu negara akan terus berubah sehingga membutuhkan sebuah alat untuk mengendalikan perubahan pada kurs mata uang negara lain dan alat itu adalah kurs valuta asing. Penggunaan kurs valuta asing tertentu pada suatu negara, maka negara tersebut bisa mengatasi atau mengendalikan nilai tukar mata uang menjadi lebih mudah. Misalnya, dengan adanya kurs Rupiah ke Dolar Amerika Serikat, maka nilai tukar Rupiah bisa diketahui apakah sedang mengalami kenaikan atau penurunan. Dengan kata lain, kurs menjadi tolok ukur menjaga kestabilan nilai mata uang suatu negara.

3. Alat memperlancar perdagangan internasional

Dalam perdagangan internasional membutuhkan kelancaran dalam transaksi supaya tidak memerlukan waktu yang banyak. Valuta asing merupakan alat yang bisa memperlancar transaksi perdagangan internasional sehingga proses jual beli berjalan dengan lancar tanpa terkendala dengan mata uang yang dimiliki masing-masing negara. Oleh karena itu, setiap negara yang ingin bertransaksi di perdagangan internasional memerlukan kurs valuta asing. Misalnya, valuta asing yang sering digunakan dalam perdagangan internasional adalah Dolar Amerika Serikat karena mata uang tersebut mudah ditukarkan ke dalam mata uang negara lain (yang melakukan transaksi) sehingga transaksi perdagangan internasional berjalan dengan mudah.

4.      Jenis-Jenis Pasar Valuta Asing

Pasar valuta asing merupakan pasar yang digunakan sebagai transaksi pertukaran mata uang. Bagi seseorang yang baru ingin masuk ke dalam transaksi pertukaran mata uang perlu mengetahui jenis-jenis pasar valuta. Dengan mengetahui jenis-jenis pasar valuta asing maka para pemula tidak salah langkah dalam bertransaksi pertukaran mata uang. Simak jenis-jenis pasar valuta asing sebagai berikut:

a. Pasar Spot

Pasar spot adalah pasar yang memfasilitasi transaksi penukaran mata uang yang dilakukan di bank dan money changer dengan segera. Transaksi di pasar spot biasanya dilakukan ketika sedang ingin berlibur ke luar negeri. Para trader biasanya memainkan transaksi yang ada di pasar spot. Misalnya, ketika sudah memasuki libur masa sekolah maka permintaan Dolar Singapura akan bertambah karena banyak keluarga yang akan pergi ke Singapura.

b. Pasar Forward

Pasar forward adalah pasar yang melayani pembelian mata uang asing dengan sebuah kontrak. Biasanya, nilai kontrak pembelian mata uang di pasar ini bisa mencapai jutaan dolar AS. Transaksi forward biasanya dilakukan oleh individu atau lembaga baik dari bank atau non bank yang sudah memiliki kontrak khusus pada suatu bank sehingga transaksi ini bisa dikatakan sebagai transaksi yang terjadi antar bank.

c. Pasar Currency Futures

Pasar Currency Futures adalah pasar yang menyediakan perdagangan kontrak Currency Futures. Satu jenis kontrak Currency Futures bisa memastikan suatu volume standar dari suatu valuta tertentu yang bisa ditukarkan pada tanggal penyelesaian tertentu di masa depan. Pada pasar Currency Futures terdapat dua jenis objek transaksi, yaitu valuta asing (financial futures market) dan komoditas (comodity futures market). Adapun manfaat dari pasar ini yakni membatasi risiko (hedging) dan tujuan spekulatif.

d. Pasar Currency Option

Pasar Currency Option adalah pasar yang menyediakan perdagangan atau jual beli kontrak Currency Option. Kontrak Currency Option terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Currency Call dan Currency Put.

5.      Jenis-Jenis Transaksi Valuta Asing

Jenis-jenis transaksi valuta asing terbagi menjadi empat jenis, yaitu transaksi spot, transaksi forward, transaksi swap, dan transaksi option. Simak penjelasan tentang jenis-jenis valuta asing sebagai berikut.

a. Transaksi spot

Transaksi spot adalah transaksi yang berupa pembelian dan penjualan valuta asing (valas) atau mata uang dengan cara serah terima dan pembayaran antar bank yang segera diselesaikan dalam waktu dua hari kerja.

b. Value today (Value tod atau Cash)

Value today adalah penyerahan dana yang dilakukan pada tanggal atau hari yang sama dengan tanggal atau hari dilakukannya suatu transaksi. Cara seperti ini dikenal juga dengan istilah same day settlement.

c. Value tomorrow (Value tom)

Value tomorrow adalah penyerahan dana yang dilakukan pada hari kerja berikutnya atau hari kerja setelah pembuatan kontrak. Cara seperti ini biasa disebut dengan one day settlement.

d. Value spot

Value spot adalah penyerahan dana yang dilakukan selama dua hari kerja setelah tanggal terjadinya transaksi. Biasanya cara seperti ini dilakukan pada transaksi internasional.

e. Transaksi forward

Transaksi forward adalah transaksi yang berupa kontrak yang disetujui pada hari yang sama, tetapi penunaiannya akan dilakukan di masa depan (tanggal yang sudah disepakati). Karena hal itulah transaksi ini disebut juga dengan transaksi berjangka. Secara sederhana, ketika melakukan transaksi forward, kurs akan ditetapkan pada waktu kontrak dilakukan, tetapi pembayaran dan penyerahannya akan dilakukan pada kontrak telah jatuh tempo.

f. Transaksi swap

Transaksi swap adalah suatu transaksi yang melibatkan kontrak pembelian dan penjualan valuta asing dengan menggunakan harga spot yang sudah dikombinasikan dengan transaksi pembelian dan penjualan valuta asing yang sama dengan harga forward. Dengan demikian, transaksi ini merupakan gabungan dari transaksi spot dan transaksi forward. Secara singkat, transaksi ini dilakukan oleh pembuat pasar (dealer) dengan membeli suatu mata uang dengan transaksi spot dan pembayarannya dilakukan dengan jumlah yang sama, tetapi dengan transaksi forward.

h. Transaksi option

Transaksi option adalah suatu kontrak yang dipakai untuk mendapatkan hak dalam upaya untuk membeli atau menjual sejumlah valuta asing pada harga, rentang waktu, dan tanggal akhir tertentu.

6.      Pengertian Kurs Valuta Asing

Setelah mengetahui pengertian dari kurs dan valuta asing maka kurs valuta asing bisa diartikan sebagai rasio/perbandingan nilai mata uang dalam negeri dan mata uang luar negeri.

Kurs valuta asing sering digunakan pada perdagangan internasional sehingga suatu negara sebelum melakukan transaksi pada perdagangan internasional maka akan melihat dan mengamati perkembangan kurs valuta asing.

7.      Sistem Kurs Valuta Asing

Valuta asing mempunyai beberapa sistem dalam penggunaannya. Adapun sistem-sistem tersebut dibagi menjadi tiga, yaitu sistem kurs tetap, sistem kurs bebas atau mengambang, dan sistem kurs mengambang terkendali. Simak penjelasan ketiga kurs tersebut.

1. Sistem kurs tetap (fixed exchange rate)

Sistem kurs tetap adalah suatu sistem nilai tukar mata uang yang bersifat tetap atau harus mengikuti atauran-aturan yang sudah dbuat oleh bank sentral (pemerintah). Dalam sistem kurs ini, bank sentral atau pemerintah memiliki peran dalam pasar valuta asing dengan membeli atau menjual valuta asing jika nilai kurs tidak sesuai dengan standar atau aturan yang sudah ditetapkan.

2. Sistem kurs mengambang (floating exchange rate)

Sistem kurs bebas atau mengambang adalah suatu sistem yang nilai tukar mata uangnya dipengaruhi atau ditentukan oleh kekuatan-kekuatan pasar. Penawaran dan permintaan pada mata uang asing akan menentukan nilai mata uang itu sendiri. Sistem ini bersifat bebas atau akan selalu berubah sehingga bagi para peserta pasar valuta asing harus terus mengamati perkembangan yang terjadi pada kurs mata uang asing.

3. Sistem kurs mengambang terkendali (floating exchange rate)

Sistem kurs mengambang terkendali adalah suatu sistem nilai valuta asing yang di mana pemerintah dan pasar sama-sama mempunyai hak untuk menentukan nilai tukar valuta asing.

8.      Jenis-Jenis Kurs Valuta Asing

Setelah mengetahui pengertian dan sistem kurs valuta asing, rasanya belum lengkap jika tidak membahas jenis-jenis kurs valuta asing. Kurs valuta asing terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu kurs jual, kurs beli, dan kurs tengah. Berikut penjelasan ketiga jenis kurs tersebut.

1. Kurs jual

Kurs jual adalah harga mata uang valuta asing yang diberikan atau ditentukan oleh bank atau money changer kepada seseorang yang ingin menjual valuta asing atau menukarkan Rupiah dengan valuta asing.

2. Kurs beli

Kurs beli adalah harga mata uang valuta asing yang diberikan atau ditentukan oleh bank atau money changer kepada seseorang yang ingin membeli valuta asing atau menukarkan valuta asing dengan Rupiah.

3. Kurs tengah

Kurs tengah adalah kurs yang diberikan bank atau money changer antara kurs jual dan kurs beli (kurs jual dan kurs beli dijumlah kemudian dibagi dua).

9.      Contoh Perhitungan Kurs Valuta Asing

Suatu hari Putri sedang diberikan pekerjaan ke luar negeri dan ia mendapatkan bayaran dari perjalanan itu sebesar Rp 45.000.000,00. Pada saat melakukan pekerjaannya, nilai tukar yang berlaku sebagai berikut.

Kurs jual Rp 15.000,00 per US $ 1

Kurs beli Rp 14.500,00 per US $ 1

Berapa bayaran yang akan diperoleh Putri dalam nilai Dolar Amerika Serikat?

Putri akan menukarkan mata uang Rupiah ke Dolar Amerika Serikat, berikut cara menghitung kurs jual.

Rp. 45.000.000,00 : Rp 15.000 = US $3.000

Jadi, uang yang dimiliki oleh Putri dalam bentuk Dolar Amerika sebesar US $3.000.

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 5

Tugas 2

Kebijakan Moneter